Minggu, 19 Mei 2013

Pabahanan Wakili Tala dalam Lomba Kelurahan

PELAIHARI -Tidak hanya Desa Jilatan Alur yang mewakili Tanah Laut (Tala) untuk mengikuti lomba desa, namun juga Kelurahan Pabahanan juga mewakili Tala untuk lomba Kelurahan tingkat Provinsi. Ini terbukti saat tim penilai dari Provinsi melakukan penilaian di Kelurahan Pabahanan, Senin (13/5). Penilaian lomba kelurahan ini dihadiri Drs HM Rafiki MM MSi , Camat Pelaihari Drs H Tajuddin Noor Effendi MSi, Wakil Ketua Penggerak PKK Hj Ahlia Abdullah dan Lurah Pabahanan Ade Gumelar SSTP dan para Lurah Se Kecamatan Pelaihari. Asisten I Bidang Pemerintahan Drs HM Rafiki E MM MSi mengatakan, pihaknya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Tala mengapresiasi penilaian pada lomba desa dan kelurahan di Kelurahan Pabahanan Kecamatan Pelaihari pada tahun ini mewakili Tala di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. 

Kegiatan lomba kelurahan yang dilaksanakan ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kompetisi dan motivasi desa dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat desa yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, kamtibmas, partisipasi dalam bidang pemerintahan, kelembagaan masyarakat, administrasi pemerintah desa dan kelurahan dan pemberdayaan perempuan sebagai wujud dari pelaksanaan otonomi daerah. Kelurahan yang telah terpilih untuk mewakili pada nominasi perlombaan kelurahan tingkat provinsi Kalsel tahun ini, tentu saja adalah kelurahan yang terbaik dalam pemberdayaan berbagai sektor kehidupan masyarakat tersebut, yang nantinya akan dinilai dievaluasi kembali oleh tim penilai dari provinsi kalsel. 

“Kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat terutama memberikan stimulan terhadap pembangunan desa dan kelurahan,” tegasnya. Rafiki menambahkan, makna dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat. pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat sebagai subjek dan objek pembangunan. Wujud dari meningkatnya kemampuan masyarakat tercermin dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat seperti melalui indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM). sedangkan wujud dari kemandirian masyarakat adalah terciptanya proses demokratisasi dalam mengambil keputusan yang melibatkan peran aktif masyarakat. Pihaknya berharap, terutama instansi yang terkait, agar terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan sampai ke tingkat desa terutama dalam menggerakkan pembangunan. juga kepada camat, lurah, Kepala Desa, agar pelaksanaan lomba kelurahan ini dapat dijadikan motivasi untuk membangun desa dengan sebaik – baiknya. (ard/ij/abj)

Pesilat Tanah Laut Bertanding Ke Vietnam

PELAIHARI-Nama Kabupaten Tanah Laut (Tala) akan harum di negara Vietnam, karena salah satu atlet dari Bumi Tuntung Pandang ini akan mewakili Indonesia untuk berlaga di Sea Games School di Vietnam awal Juni mendatang. Namun sebelumnya atlet ini akan mengikuti Program Pemusatan Latihan Pelajar (PPLP) di Ragunan Jakarta. 

Atlet yang membawa nama Tala itu M Hafiji anak ke 2 anak dari pasangan Paul dan Nunung Hernawati dan merupakan warga Desa Atu-Atu. M Hafiji siswa SMA 1 Banjarmasin ini masuk dalam Kelas kategori tanding, Dan juga menjuarai kejurnas PPLP dan mendapat mendali emas Popwil di Banten 2012 lalu. Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tala Tomi yang mendampingi atlet ini berkunjung ke Ketua KONI, kemarin (16/5). Merasa senang, karena ada atlet yang dapat membawa nama Tala di tingkat International melalui olahraga. 

Tidak itu saja, ternyata tiga Atlet Tinju dari Tala juga akan mengikuti Kejurnas di Palembang, dan ketiga Atlet itu diantaranya Yuga bertarung di kelas 56 kilogram, M Idris bertarung di kelas 52 kilogram, dan Hendra Purwanto bertanding di kelas 75 kilogram. Ketua Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Tala Drs Husein Irianta mengatakan, bahwa atlet asuhan dirinya ini siap untuk bertarung dan membawa nama Tala di cabang olahraga. "Atlet akan siap bertarung di Palembang nanti," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua KONI Edi Purwanto mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang besar terhadap semangat para atlet, hingga mampu membawa nama Bumi Tuntung Pandang. "Saya bangga memiliki Atlet ini mampu memacu prestasi yang lebih baik," tegasnya. Edi menambahkan, dengan adanya pengiriman atlet silat dan tinju ini, kedepan dapat menjadi contoh cabang olahraga di Tala yang lain, agar dapat meniru jejak yang sudah dicapai. "Tingkatkan lagi prestasi yang sudah didapat," ucapnya. Perlu diketahui, sebelum menemui Ketua KONI Edi Purwanto, para Atlet juga berkunjung ke Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan olahraga Drs H Dahnial Kifli MAP. (ard/ij/ram)

Minggu, 12 Mei 2013

Adriansyah Yakin Tala Lebih Baik

PELAIHARI-Bupati Tanah Laut (Tala) Drs H Adriansyah berharap pembangunan yang sudah ada di Bumi Tuntung Pandang untuk terus ditingkatkan, dan agenda pembangunan pelabuhan serta Industri menuju Tala pintu gerbang ekonomi Kalsel dapat terwujud. "Saya punya harapan pada bupati pengganti nanti dapat meneruskan agenda pembangunan yang lebih baik," ujarnya beberapa waktu lalu.

 Adapun pembangunan itu diantaranya, seperti pelabuhan nasional di Swarangan, pabrik biji besi serta Politeknik Tala. Dan pembangunan pelabuhan itu akan direncanakan akan rampung ditahun 2014 mendatang. Tentu, adanya pelabuhan umum tersebut, kedepan akan mampu menyerap ribuan tenaga kerja. Terlebih lagi pelabuhan umum akan dibangun pergudangan disekitarnya dan pembangunan pergudangan besar ini akan dikerjasamakan dengan pihak ke tiga. Selain itu, diakhir masa kepemimpinannya ini Adriansyah berpesan Politeknik Tala juga terus dibina dan dijaga untuk ditingkatkan. "Supaya anak-anak Tala dapat pendidikan yang layak dan bisa bekerja di Kampung sendiri," ungkapnya.

 Hal lain juga menjadi pesan Bupati yang menjabat dua kali periode ini, diantaranya dengan Rumah Potong Hewan (RPH) di Sarang Halang yang sudah terbangun harus dioptimalkan untuk mendukung peternakan di Tala. Apalagi saat ini 40 persen kebutuhan daging di Kalsel dari Tala. "Namun sayang masih kita jual dalam bentuk daging biasa,"katanya. Kedepan kita harapkan selain jual ternak berupa daging, juga bisa dijual sudah dalam bentuk kemasan atau kalengan. "Jadi pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, perkebunan, pariwisata dan Industri terus di kembangkan," harap bupati. Dari semua itu, Lanjut Adriansyah juga menyampaikan , bahwa tak kalah penting pembangunan harus berdasarkan nilai-nilai agama, dan memiliki keyakinan pemimpin yang akan datang mampu mampu melanjutkan pembangunan ini. 

Sumber : Radar Banjar

KPU TUNGGU MK


Upaya penolakan terhadap hasil perhitungan suara pemilukada yang dilakukan oleh Tim Pemenangan pasangan Atmari - M Nur (At Nur) dengan mengadu ke Mahkamah Konstitusi, membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Laut harus menunggu jawaban dari Mahkamah Konstitusi (MK), atas laporan dari Tim Pemenangan At Nur. "KPU belum mendapat berkas salinan pemberitahuan dari MK," terang Ketua KPU Tala Drs H Achmadi kepada Radar Banjarmasin, kemarin sore (7/5). Meski demikian, Achmadi menjelaskan pihaknya tidak mau gegabah. Sehingga pihaknya melalui komisioner melakukan pemantauan langsung terkait persoalan ini. "Komisioner KPU yang memantau (menunggui, Red) di MK," tegasnya. 

Mengapa harus ditunggu? Karena batas waktu tiga hari untuk mengajukan keberatan, setelah rekapitulasi perhitungan suara pada Sabtu (4/5) adalah sampai pukul 24.00 Wita. Lebih lanjut, Achmadi menyoroti munculnya istilah politik dinasti dari pernyataan pengacara At Nur Fadli Nasution SH MH. Merujuk pada fakta, bahwa Bambang Alamsyah adalah Calon Bupati yang meraih suara terbanyak, merupakan putra dari Bupati Tanah Laut H Adriansyah. "Siapapun boleh ikut sebagai peserta calon, namun harus mengikuti aturan pencalonan. Biarkanlah anggapan apapun soal itu," ujarnya. Karena, yang terpenting ujar Achmadi, semua tahapan 

Pemilukada yang dilakukan KPU dilakukan secara independen dan tidak atas tekanan pihak manapun. "Sudah menjadi hak setiap warga negara, memiliki hak dipilih dan memilih dan tahapan KPU sendiri sudah mengatur hal itu sesuai dengan aturan yang berlaku," tambahnya. Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Tanah Laut Suntung Yani SSos kepada Radar Banjarmasin mengaku, partainya merasa dilecehkan dengan penyematan istilah politik dinasti, pada kandidat yang mereka usung. "Seolah-olah kader kami ini tidak melewati proses yang demokratis," ujarnya. Padahal ujarnya, H Bambang Alamsyah adalah kader terbaik yang diyakini mampu membawa Tanah Laut lebih maju. "Sehingga seluruh kader partai, bukan hanya PDIP, tapi juga partai pengusung Golkar dan Hanura, bekerja untuk memenangkan pasangan Bambang-Sukamta, memenangkan pilihan rakyat Tala," tambahnya. Adapun soal tudingan pelanggaran, seperti adanya pemilih ganda dan pemilih yang tidak mendapat undangan. Suntung Yani pun mengaku, pihaknya juga merasa dirugikan. (ard/yn/bin)

Hasil Pilkada Tanah Laut Bakal Digugat ke MK


Hasil Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan yang memenangkan pasangan no 4 H Bambang Alamsyah- H Sukamta, ditolak oleh tiga pasangan lain.

Ketiga pasangan yang menolak dengan tidak menandatangani berita acara dan membuat berita acara keberatan adalah pasangan no 1 Drs H Atmari-H Muhammad Nur S Sy (AT NUR), pasangan no 2 H Abdul Wahid I Nur Hakim Ramli, dan pasangan no 3 H Amperansyah - H Ariansyah.

Hasil Pleno KPU Tala, Sabtu (4/5) itu menetapkan pasangan Bambang-Sukamta (Bka) sebagai peraih suara terbanyak dengan perolehan 60.573 suara atau 40,71 persen. Tempat kedua diperoleh pasangan AT NUR sebanyak 57.348 suara atau (38,54 persen). Tempat ketiga dan keempat diperoleh pasangan Wahid-Hakim dengan 21.740 suara atau 14,61 persen dan pasangan Amperansyah-Airansyah sebanyak 9137 suara atau 6,14 persen.

Keberatan ketiga pasangan lain menandatangani berita acara ini, karena beberapa pelanggaran dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Tala periode 2013-2018. Menurut Ketua Tim Pemenangan AT NUR, H Iman Dirmansyah, sejumlah bukti pelanggaran telah diajukan kepada Panwaslu Kabupaten Tala. Namun, laporan tidak pernah ditindaklanjuti lantaran dilakukan pasangan yang didukung oleh penguasa.

"Ironisnya lagi, Panwaslu menyatakan tidak ada laporan pelanggaran yang masuk. Padahal, beberapa Tim Sukses melaporkan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak pasangan H Bambang Alamsyah- H Sukamta," keluhnya.

Karenanya, kata Iman Dirmansyah, pihaknya akan mendaftarkan gugatan pilkada Tanah Lauh ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kuasa Hukum pasangan Drs H Atmari-H Muhammad Nur S Sy (AT NUR), Fadli Nasution SH MH, mengatakan pihaknya memiliki bukti-bukti kuat terkait pelanggaran yang dilakukan pasangan H Bambang Alamsyah- H Sukamta.

"Kami akan mendaftarkan perkara ini ke MK. Kami meminta MK membatalkan hasil penetapan KPU tersebut," kata Fadli Nasution kepada wartawan dalam jumpa pers sebelum mendaftarkan gugatan ke MK, di Jakarta, Senin (6/5).

Menurut Fadli, sejumlah bukti-bukti yang akan disampaikan ke MK adalah adanya pengerahan PNS, pengrusakan suara yang diduga disengaja oleh pihak tertentu, dugaan politik uang dan sejumlah bukti-bukti lainnya. "Ini cukup membuktikan bahwa pelanggaran ini sangat sistematis, terstruktur dan massif. Apalagi, ini sebagai upaya mempertahankan politik dinasti di sana," tambah Fadli.

Sekadar informasi, saat ini Tanah Laut dipimpin oleh Bupati Adriansyah yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel. Calon bupati yang ditanyakan terpilih oleh KPU Kabupaten Tala adalah Bambang Alamsyah yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Tanah Laut. Bambang Alamsyah yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Tanah Laut adalah putra dari Adriansyah yang sudah memerintah dua periode di Tanah Laut.

Kamis, 10 Januari 2013

At-Nur dan Wahid Mendaftar




PELAIHARI - Setelah pasangan bakal calon dari jalur independen H Amperansyah dan KH Iriansyah mendaftar ke KPU, kembali pasangan H Atmari dengan M Nur menjadi pasangan kedua yang mendaftarkan diri ke KPU Tala pada (9/1), kemudian disusul dengan pasangan H Abdul Wahid dan H Nurhakim, kemarin (10/1).
Kedatangan pasangan H Wahid dan H Nurhakim tidak jauh berbeda dengan pasangan At-Nur dengan berjalan kaki dari perkantoran Pemkab Tala menuju kantor KPU. Kedatangan pasangan Atmari dan M Nur yang diusung 10 partai, yaitu Partai Gerindra, PKS, PPP, Demokrat, PKB, PBR, PBB, PPRN, PIB, dan PPRN sebelum menuju kantor KPU diiringi tari hadrah, seni kuda lumping dan kesenian kurung-kurung.
Sedangkan pasangan H Wahid dan H Nurhakim yang juga diiring partai pendukung diantaranya PAN dan 8 partai non parlemen.  Mereka langsung menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Tala. 

Sumber : Radar Banjarmasin

Rabu, 09 Januari 2013

Hanura ke Bambang, Demokrat ke At-Nur


PELAIHARI - Akhirnya dua Partai Besar di Tanah Laut (Tala)  yang menjadi pertanyaan besar di kalangan perpolitikan sudah menentukan sikap terhadap dukungan kepada kandidat kepala daerah/wakil kepala daerah Tala pada 25 April 2013. Partai Hanura misalnya sudah menyatakan sikap terhadap pasangan H Bambang Alamsyah ST - Drs H Sukamta MAP dengan memberikan rekomendasi, sedangkan Partai Demokrat mendukung pasangan H Atmari dan HM Nur.
Saat dikonfirmasi, kemarin (8/1) Ketua Hanura Tala Rizal ST membenarkan bahwa partai di bawah kepemimpinan Wiranto mendukung pasangan Bambang dan Sukamta. Ini berdasarkan rapat pleno yang dilakukan oleh para pengurus dari kabupaten hingga kecamatan dan desa.
"Kalau di partai kami memutuskan dari arus bawah, dan tentu akan mendapatkan persetujuan pimpinan pusat," terangnya. Rizal menambahkan, surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Partai Hanura tidak ditandatangani oleh Ketua Umum Wiranto, namun cukup dengan koordinator wilayah Partai Hanura Kalsel dan Kalbar H Gusti Randa SH. "Surat rekomendasi itu cukup beliau saja yang tanda tangan," tegasnya. Sedangkan Partai Demokrat Tala , melalui rapat pleno yang mendapat arahan dari DPP Pusat Partai Demokrat menetapkan keputusan dukungan terhadap pasangan H Atmari - M Nur.
"Kami sudah plenokan hal ini, dan akan diteruskan ke pusat," terang Ketua DPC Partai Demokrat Tala H Arkani MSi usai melaksanakan rapat pleno di Kantor DPC Demokrat kota Pelaihari.
Surat rekomendasi yang dikeluarkan Demokrat ditandatangani  Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edy Baskoro Yudhoyono. "Perkiraan Jumat akan dikeluarkan rekomendasi oleh pengurus pusat," terangnya.
Terkait hal itu, Arkani juga meminta maaf terhadap masyarakat Tala dan juga Kader Partai berlambang Mercy ini, dikarenakan dirinya tidak mengikuti pencalonan bupati dan wakil bupati 2013 mendatang. Hal ini disebabkan keputusan partai dan juga partai koalisi dengan Golkar yang sudah disepakati diatas hitam putih pada tanggal 28 Mei 2012. "Saya memohon maaf tidak bisa mengikuti bursa pencalonan kepala daerah,” ujarnya.
Sementara itu, dengan adanya dukungan ini, maka dipastikan ada empat calon yang melaju ke bursa pertarungan Pemilukada Tala 2013. Yaitu, pasangan H Bambang Alamsyah dengan Drs H Sukamta MAP, pasangan Drs H Atmari dengan H M Nur, dan pasangan H Abdul Wahid dengan H Nurhakim Ramli SH MSi serta dari pasangan calon independen H Amperansyah dengan KH Iriansyah (ard)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes