Kegiatan lomba kelurahan yang dilaksanakan ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kompetisi dan motivasi desa dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat desa yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, kamtibmas, partisipasi dalam bidang pemerintahan, kelembagaan masyarakat, administrasi pemerintah desa dan kelurahan dan pemberdayaan perempuan sebagai wujud dari pelaksanaan otonomi daerah. Kelurahan yang telah terpilih untuk mewakili pada nominasi perlombaan kelurahan tingkat provinsi Kalsel tahun ini, tentu saja adalah kelurahan yang terbaik dalam pemberdayaan berbagai sektor kehidupan masyarakat tersebut, yang nantinya akan dinilai dievaluasi kembali oleh tim penilai dari provinsi kalsel.
“Kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat terutama memberikan stimulan terhadap pembangunan desa dan kelurahan,” tegasnya. Rafiki menambahkan, makna dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat. pemberdayaan masyarakat pada hakikatnya merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat sebagai subjek dan objek pembangunan. Wujud dari meningkatnya kemampuan masyarakat tercermin dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat seperti melalui indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM). sedangkan wujud dari kemandirian masyarakat adalah terciptanya proses demokratisasi dalam mengambil keputusan yang melibatkan peran aktif masyarakat. Pihaknya berharap, terutama instansi yang terkait, agar terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan sampai ke tingkat desa terutama dalam menggerakkan pembangunan. juga kepada camat, lurah, Kepala Desa, agar pelaksanaan lomba kelurahan ini dapat dijadikan motivasi untuk membangun desa dengan sebaik – baiknya. (ard/ij/abj)


21.58
Mas Odjie